Saturday, May 14, 2011

Pondasi Tiang Pancang / Paku Bumi

Tiang pancang pada dasarnya sama dengan bore pile, hanya sja yang membedakan bahan dasarnya. Tiang pancang menggunakan beton jadi yang langsung ditancapkan langsung ke tanah dengan menggunakan mesin pemancang. Karena ujung tiang pancang lancip menyerupai paku, oleh karena itu tiang pancang tidak memerlukan proses pengeboran. Pondasi tiang pancang dibedakan menjadi:

1) Pondasi silinder beton (pondasi sumuran)

Pada umumnya digunakan pada tanah dengan kedalaman tanah keras 4-5 meter, dan bisa digunakan untuk bangunan bertingkat. Terdiri dari cincin-cincn beton bertulang (buis beton) diameter 60-80 cm. pada satu titik pondasi bisa terdiri dari 3-5 cincin. Masing-masing cincin diisi dengan campuran pasir dan batu, atau dengan campuran 1 pc : 3 pasir : 5 kerikil.

2) Pondasi tiang pancang kayu

Hanya dapat digunakan jika tiang pancang kayu tersebut selamanya terendam air tanah, karena selama terendam tidak ada oksigen dan kayu tidak busuk .

3) Pondasi tiang pancang beton (pondasi paku bumi)

Dengan tiang pancang yang terbuat dari beton, maka jenis pondasi ini tidak tergantung pada tinggi rendah air tanah. Biasanya tiang pancag beton ini dibuat secara pabrikasi. Pemasangan tiang pancang dilakukan dengan alat pengentak (hammer) , baik pengentak manual maupun pengentak dengan mesin diesel.

4) Pondasi tiang pancang beton bertulang diatas tiang pancang kayu

Merupakan gabungan tiang pancang kayu yang disambung dengan tiang pancang beton. Terlebih dahulu tiang pancang kayu dipancangkan sampai mencapai tanah keras, dan bagian pancang kayu harus dipastikan jauh dari muka air tanah (benar-benar terendam oleh air tanah).

5) Pondasi tiang beton dengan cor ditempat

Pemboran langsung pada tanah (pondasi Strauss pile)

Tanah dibor langsung dengan alat bor khusus yang cukup kuat, sehingga lapisan tanah dan batuan dengan mudah ditembus. Setelah mencapai tanah keras,bagian dasar diperbesar dengan bor khusus tadi. Selanjutnya lubang yang terbentuk diisi dengan pembesian dan dicror beton.

Dengan pipa baja yang diambil lagi

Pipa baja diletakkan pada muka tanah dan dibantu penumbuk (alu) khusus, untuk menumbuk logam masuk ke tanah. Pipa terus dimasukkan bersamaan dengan masuknya logam ke dalam oleh alu. Setelah mencapai kedalam yang dimaksud, dimasukkan beton dan ditumbuk lagi hingga beton dan logam melebar ke samping permukaan tanah. Bersamaan dengan pangangkatan pipa, dimasukkan pembesian dan dicor beton.