Wednesday, July 27, 2011

Korelasi Antar Variabel

Dikenal 3 macam Korelasi antar Variabel, yaitu :

1) Korelasi Simetris

Korelasi Simetris terjadi bila antar dua variable terdapat hubungan, tetapi tidak ada mekanisme pengaruh-mempengaruhi ; masing-masing bersifat mandiri. Korelasi Simetris terjadi karena :
a) Kebetulan.
Misalnya : Kenaikan gaji dosen dengan turunnya hujan deras.
b) Sama-sama merupakan akibat dari factor yang sama (Sebagai akibat dari Variabel Bebas)
Contoh : Hubungan antara berat badan dan tinggi badan. Keduanya merupakan variable terikat dari variable bebas yaitu “Pertumbuhan”.
c) Sama-sama sebagai Indikator dari suatu konsep yang sama.
Misalnya : Hubungan antara kekuatan kontraksi otot dengan ketahanan kontraksi otot ; Keduanya merupakan indikator “Kemampuan” Kontraksi Otot.

2) Korelasi Asimetris

Korelasi Asimatris ialah Korelasi antara dua variable dimana variable yang satu bersifat mempengaruhi variable yang lain ( Variable Bebas dan Variable Terikat )
Contoh : Tingginya kadar lipoprotein dalam darah akan mengakibatkan arterosklerosis.

3) Korelasi Timbal-Balik

Korelasi Timbal Balik adalah Korelasi antar dua variable yang antar keduanya saling pengaruh-mempengaruhi.
Contoh :
Korelasi antara Malnutrisi dan Malabsorbsi. Malabsorbsi akan mengakibatkan Malnutrisi, sedangkan Malnutrisi mengakibatkan atrofi selaput lendir usus yang akhirnya menyebabkan malabsorbsi.