Friday, July 29, 2011

Tata Cara Pengiriman dan Penyimpanan Bahan Bangunan

a) Umum

Pengiriman dan penyimpanan bahan pada umumnya harus sesuai dengan jadwal pelaksanaan.

b) Penyimpanan Semen

1) Semen harus didatangkan & disimpan dalam kantung/zak yang utuh. Berat semen harus sama dengan yang tercantum dalam zak.
2) Semen harus disimpan dalam gudang yang kering, terlindung dari pengarus cuaca, berventilasi cukup dan lantai yang bebas dari tanah.
3) Semen harus dalam keadaan belum mulai mengeras jika ada bagian yang mulai mengeras, bagian tersebut harus dapat ditekan hancur oleh tangan bebas (tanpa alat) dan jumlah bagian yang mulai mengeras ini tidak lebih dari 5% berat semen.
4) Pada bagian semen yang mengeras tersebut harus dicampurkan semen dalam jumlah yang sama dengan syarat bahwa kwalitas beton yang dihasilkan harus sesuai dengan yang diminta perencana.

c) Penyimpanan Besi Beton

1) Besi beton disimpan dengan menggunakan bantalanbantalan kayu sehingga bebas dari tanah (minimal 20 cm).
2) Beton harus disimpan bebas dari lumpur, minyak atau zat asing lainnya.

d) Aggregates

Aggregates harus ditempatkan dalam bakbak yang cukup terpisah dari satu dan lain jenisnya/gradasinya dan diatas lantai beton ringan untuk menghindari tercampurnya dengan tanah.