Tuesday, December 15, 2015

Bentuk dan Kegunaan Kayu dalam Konstruksi

Struktur kayu merupakan suatu struktur yang elemen susunannya adalah kayu. Dalam perkembangannya, struktur kayu banyak digunakan sebagai alternatif dalam perencanaan pekerjaan-pekerjaan sipil, diantaranya adalah: rangka kuda-kuda, rangka dan gelagar jembatan, struktur perancah, kolom, dan balok lantai bangunan.

Pada dasarnya kayu merupakan bahan alam yang banyak memiliki kelemahan struktural, sehingga pengunaan kayu sebagai bahan struktur perlu memperhatikan sifat-sifat tersebut. Oleh sebab itu, maka struktur kayu kurang populer dibandingkan dengan beton dan baja. Akibatnya saat ini terdapat kecenderungan beralihnya peran kayu dari bahan struktur menjadi bahan pemerindah (dekoratif).
Namun demikian pada kondisi tertentu (misalnya: pada daerah tertentu, dimana secara ekonomis kayu lebih menguntungkan dari pada penggunaan bahan yang lain) peranan kayu sebagai bahan struktur masih digunakan.

Sebagai bahan struktur kayu mempunyai berbagai kekuatan, khususnya dalam :
1. Menahan Tarikan
Kekuatan terbesar yang dapat ditahan oleh kayu adalah sejajar arah serat, sedangkan kekuatan tarikan tegak lurus arah serat lebih kecil dari pada sejajar serat.
2. Menahan Tekanan (Desak)
Kayu juga dapat menahan beban desak, baik tekanan sejajar serat maupun tegak lurus serat, misalnya sebagai bantalan kereta api. Daya tahan desak tegak lurus serat lebih kecil bila dibandingkan dengan sejajar serat.
3. Menahan Lenturan
Besarnya daya tahan kayu terhadap lenturan tergantung pada jenis kayu, besarnya penampang kayu, berat badan, lebar bentangan, sehingga dengan dapatnya kayu menaan lenturan maka dapat menahan beban tetap maupun beban kejut/pukulan.

Sebagai bahan struktur kayu biasanya diperdagangkan dengan ukuran tertentu dan dipakai dalam bentuk balok, papan, atau bentangan bulat, (berdasarkan SK-SNI-03-2445-1991). Berikut ini adalah dimensi-dimensi kayu yang ada di pasaran.
------------------------------------------------------------------------------------
1. Dimensi Balok
a) Untuk kuda-kuda / batang struktur (cm) : 8 x (8, 10, 12, 15, 18); dan 10 x (10, 12, 15, 18).
b) Balok antar tiang (cm): 4 x (6, 8); 6 x (8, 12, 15); dan 8 x (12, 15, 18), 10 x (12, 15).
c) Untuk kusen pintu dan jendela (cm): 6 x (10, 12, 13, 15); dan 8 x (10, 12, 15).
d) Balok langit (cm): 8 x (12, 15, 18, 20); dan 10 x (15, 18, 20).
e) Tiang balok (cm): 8 x (8, 10, 12); 10 x (10, 12); dan 12 x (12, 15).
------------------------------------------------------------------------------------
2. Dimensi Reng dan Kaso
a) 2 x 3;
b) 2,5 x (3,4,6,8, 10, 12);
c) 3,5 x (3,4,6,8,10,12,15);
d) 5 x (7,8,10,12,13,15,18,20,22,25)
------------------------------------------------------------------------------------
3. Dimensi Lis dan Jalusi
a) 1 x (1,3,4,5, 6, 8)
b) 1,5 x (3,4,5,6,8,10,12,15,18,20,22)
c) 2 x (4, 5,6,8, 10, 12)
------------------------------------------------------------------------------------
4. Dimensi Papan kayu
a) 2 x (15, 18,20,22,25)
b) 3 x (18,20,22,25,30)
c) 4 x (18,20,22,25)

---------------------------------------------------------------------------------
“Jangan lupa, berikan komentar ya jika ada saran atau masukan dan jika artikel ini bisa memberikan manfaat untuk Anda”...... :)